Kecelakaan Kerja di PG Rendeng Kudus Tewaskan Seorang Pegawai

Kecelakaan Kerja di PG Rendeng Kudus Tewaskan Seorang Pegawai

Riksa Uji K3
Seorang Satpam PG Rendeng Kudus menunjuk lokasi terjadinya kebakaran di mesin ketel uap (boiler) bagian bawah. [ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif]
Riksa Uji – Kecelakaan kerja terjadi akibat dari sebuah insiden kebakaran pada sebuah mesin ketel uap (boiler) di Pabrik Gula (PG) Rendeng Kudus beberapa waktu yang lalu. Sampai saat ini pihak Kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan terkait kejadian kecelakaan kerja yang terjadi pada tanggal 19 Mei 2022 yang merenggut korban 1 orang pekerja tewas tersebut.

Kejadian ini sempat terekam video dengan durasi 26 detik yang memperlihatkan api yang cukup besar di bagian bawah mesin boiler. Kejadian ini sudah dikonfirmasikan oleh Asisten Sumber Daya Manusia (SDM) PG Rendeng Kudus bapak Rohmad terjadi pada hari Kamis (19/5/2022).  Saat kejadian kegiatan produksi gula belum dimulai karena mesin produksi belum stabil dan masih ada kegiatan pembersihan ampas tebu yang masih tersisa dari produksi sebelumnya, kata Beliau.

Baca Juga : https://nusantara.deltaindo.co.id/visi-misi/

Dalam peristiwa ini, ada seorang karyawan dari perusahaan rekanan yaitu PT Wika yang sedang melakukan pekerjaan revitalisasi mesin PG Rendeng meninggal dunia pada hari Minggu (22/5/22) setalah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Mardi Rahayu.

Sebelum terjadi kecelakaan pihak PG Rendeng Kudus sudah menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja  dengan baik dan berjalan dengan semestinya. Tetapi kejadian ini, kecelakaan dan peristiwa tersebut diluar kendali.

Total Kerugian belum diketahui dengan pasti, sedangkan korban yang meninggal menjadi tanggung jawab pihak rekanan.

Demikian halnya, kata dia, soal kronologi kejadian juga belum mengetahui karena pihaknya belum mendapatkan laporan dari PT Wika.

Sementara itu, dari pihak PT Wika saat dihubungi lewat telepon untuk dimintai tanggapannya terkait dengan peristiwa tersebut belum ada respons.

Kecelakaan kerja sering terjadi, karena banyak faktor, yaitu karena faktor manusia, alam, peralatan kerja dan lain lain. Dalam hal ini perlu di audit dari berbagai aspek. Terutama dari standar keselamatan yang diterapkan oleh perusahaan tersebut, jika itu dari manajemen perusahaannya, apakah sudah ber sertifikasi SMK3 atau belum.

Jika dari manusianya, apakah sudah ter sertifikasi K3 atau belum. Jika sudah apakah dia menerapkan prosedur keselamatan dengan benar atau belum.

Jika dilihat dari peralatannya, apakah peralatanya selalu mendapatkan Pemersiksaan dan Pengujian berkala / Riksa Uji Alat secara berkala atau tidak.

Baca Juga : http://blog.deltaindo.co.id/pelatihan-k3-operator-boiler.html

Artikel di ambil dari sumber “https://jateng.suara.com/read/2022/05/23/183915/polisi-selidiki-kasus-kecelakaan-kerja-di-pg-rendeng-kudus-yang-tewaskan-seorang-pegawai