Konstruksi, Jenis, Penjelasan dan Contohnya

Konstruksi, Jenis, Penjelasan dan Contohnya

Pelatihan K3 Konstruksi
Pelatihan K3 Konstruksi

Konstruksi adalah terminologi yang luar biasa dengan perkembangan. Kata ini memiliki beberapa arti berbeda berdasarkan konteksnya. Konstruksi penting untuk mewujudkan hasil bangunan yang sesuai dengan rencana. Namun, apa arti konstruksi itu sendiri? Pelatihan K3 Konstruksi

Ada banyak istilah yang juga berhubungan dengan konstruksi seperti perusahaan konstruksi, jasa konstruksi, proyek konstruksi dan manajemen konstruksi.

Pada artikel berikut ini kita akan membahas pengertian dari masing-masing istilah tersebut, serta jenis usaha konstruksi yang diatur dalam Undang-Undang Jasa Konstruksi (UUJK) di Indonesia serta beberapa contoh jenis konstruksi yang ada.

Pengertian dari Konstruksi

Pada hakikatnya konstruksi adalah penataan atau model suatu sarana dan prasarana yang dibuat sebelum konstruksi. Dalam konteks yang berbeda, konstruksi dapat didefinisikan sebagai aktivitas atau aktivitas konstruksi yang menggunakan jasa kontraktor atau perusahaan konstruksi lainnya.

Sedangkan dalam konteks arsitektural dan sipil, konstruksi dapat merujuk pada makna dari satu atau lebih objek atau infrastruktur bangunan itu sendiri. Apabila dapat disimpulkan, konstruksi adalah suatu kesatuan yang meliputi kegiatan bangunan dan objek bangunan yang didalamnya terdapat beberapa bagian struktur.

Selain dari arti konstruksi tunggal, ada juga beberapa istilah lain yang sering dikaitkan dengan kata konstruksi. Berikut ini adalah istilah-istilah ini dan artinya.

  1. Perusahaan Konstruksi : Perusahaan konstruksi adalah suatu bentuk usaha di bidang ekonomi yang berkaitan dengan perencanaan, pembangunan, dan pengawasan pembangunan sarana dan prasarana untuk kepentingan umum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku
  2. Jasa Konstruksi : Dalam Undang-Undang tentang Jasa Konstruksi (UUJK), jasa konstruksi adalah serangkaian layanan jasa konsultasi konstruksi yang meliputi perencanaan pekerjaan, pelaksanaan pekerjaan, dan pengawasan pekerjaan konstruksi. Badan usaha yang bergerak untuk melakukan pekerjaan ini biasa disebut dengan penyedia jasa konstruksi.
  3. Proyek Konstruksi : Proyek konstruksi adalah rangkaian kegiatan membangun dan membangun fasilitas seperti jalan, jembatan, bendungan, gedung, sesuai dengan rencana yang telah dibuat termasuk jangka waktu pembangunan, sumber daya manusia, dan anggaran.Proyek konstruksi adalah kegiatan yang sifatnya waktu terbatas atau sementara, tidak berulang, tidak rutin, berdurasi, dan memiliki sumber daya yang telah ditentukan dalam rencana.
  4. Manajemen Konstruksi :Manajemen konstruksi adalah penerapan fungsi manajemen seperti perencanaan, pelaksanaan, dan pelaksanaan dalam suatu proyek konstruksi terstruktur dengan memanfaatkan sumber daya untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan rencana proyek.Manajemen konstruksi mempunyai fungsi pekerjaan yang meliputi pengendalian kualitas fisik konstruksi, penganggaran biaya, dan pemantauan durasi pembangunan proyek.

Baca juga : http://blog.deltaindo.co.id/riksa-uji-alat.html

Fungsi Konstruksi Pada Sebuah Proyek

Sarana dan prasarana membutuhkan perencanaan – yang meliputi perhitungan yang tepat dan rencana tata letak bangunan – agar dapat menghasilkan bangunan yang dapat digunakan oleh masyarakat luas. Fungsi konstruksi diperlukan untuk kelancaran dan efektivitas konstruksi suatu proyek.

Fungsi konstruksi lainnya adalah sebagai berikut.

  1. Memberikan gambaran desain bangunan yang efektif dan efisien
  2. Memberikan perkiraan anggaran biaya untuk pengeluaran material dan pemilihan jenis material yang dibutuhkan
  3. Memberikan kalkulasi dalam hal konstruksi yang presisi

Beberapa Jenis Usaha Konstruksi

Seperti halnya badan usaha di bidang ekonomi lainnya, beberapa penyedia jasa konstruksi atau perusahaan konstruksi berbentuk perseorangan dan ada pula yang berbentuk badan usaha.

Bisnis individu umumnya melakukan pekerjaan konstruksi dengan risiko rendah, anggaran rendah, dan teknologi sederhana. Sedangkan badan usaha pada umumnya mengerjakan proyek dengan resiko lebih besar dan membutuhkan banyak perencanaan dan pengawasan.

Jenis usaha jasa konstruksi di Indonesia diatur dalam UU No. 18 Tahun 1999. Usaha jasa konstruksi ada tiga jenis, antara lain:

1. Perencana konstruksi
Perencana konstruksi adalah jenis usaha yang menyediakan jasa untuk serangkaian pekerjaan sebelum konstruksi.

Rangkaian pekerjaan layanan ini biasanya meliputi, studi pembangunan, penyusunan kontrak kerja konstruksi, penentuan anggaran biaya, perkiraan durasi pembangunan, survei dampak terhadap lingkungan, keamanan, dan menjaga kenyamanan ruang publik. Secara umum seorang perencana konstruksi disebut juga sebagai Konsultan Perencanaan.

2. Pelaksana konstruksi
Pelaksana Konstruksi adalah penyedia jasa konstruksi dengan fungsi pekerjaan yang meliputi penyiapan lapangan, pengerjaan, dan penyerahan hasil konstruksi yang sudah menjadi bangunan atau bentuk lain. Umumnya pekerjaan ini disebut juga sebagai kontraktor konstruksi.

3. Pengawasan konstruksi
Pengawasan konstruksi adalah jenis usaha jasa konstruksi yang memberikan jasa untuk mengawasi sebagian atau seluruh pekerjaan proyek mulai dari proses persiapan lapangan hingga penyerahan hasil akhir konstruksi. Fungsi kerja ini dikenal sebagai Konsultan Pengawas. Pelatihan K3 Konstruksi

Contoh Jenis Jenis Konstruksi

Pada dasarnya bangunan yang memiliki desain ruang dan memiliki model awal yang telah direncanakan dengan tepat dapat disebut dengan konstruksi. Namun, berikut adalah beberapa kategori jenis konstruksi yang biasa ditemukan di sekitar kita.

1. Pembangunan gedung
Konstruksi gedung adalah suatu konstruksi yang direncanakan sebagai suatu gedung dengan beberapa fungsi yang dapat digunakan oleh masyarakat umum misalnya seperti pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, gedung perguruan tinggi, dan rumah sakit.

2. Konstruksi teknik
Konstruksi teknik meliputi konstruksi infrastruktur seperti jalan raya, jembatan dan bendungan. Konstruksi teknik dapat dibagi menjadi dua jenis, konstruksi jalan dan konstruksi berat.

3. Konstruksi industri
Konstruksi industri adalah pembangunan proyek pabrik, seperti pertambangan mineral, minyak dan gas.

Itulah pembahasan singkat mengenai konstruksi, mulai dari pengertian konstruksi itu sendiri, istilah terkait, jenis usaha jasa konstruksi, hingga beberapa contoh jenis konstruksi.

Konstruksi sudah tidak asing lagi jika dikaitkan dengan kegiatan pembangunan fasilitas umum. Dengan adanya konstruksi maka proses pembangunan proyek dapat menjadi lebih efisien dan efektif.

Pelatihan K3 Konstruksi

sedikit di edit dari artikel di https://wira.co.id/konstruksi-adalah/