Point Point Penting dalam hal Audit External SMK3 dan regulasinya

Point Point Penting dalam hal Audit External SMK3 dan regulasinya

 

Perusahaan harus mengukur, memantau dan mengevaluasi kinerja K3 untuk menentukan keberhasilan atau untuk mengidentifikasi tindakan korektif.

4 Poin Penting Audit Eksternal SMK3, Apa Menurut Regulasi?

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah seluruh kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan kerja pekerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja (PAK). Pelaksanaan K3 sepenuhnya menjadi tanggung jawab perusahaan. Setiap pekerja berhak memperoleh perlindungan bagi K3 dalam melaksanakan pekerjaannya.

Apalagi kini dunia industri sedang memasuki era revolusi industri 4.0. Di era ini, muncul berbagai jenis pekerjaan baru seiring dengan pendekatan digital. Dengan munculnya jenis pekerjaan baru maka akan timbul potensi bahaya baru yang perlu dikendalikan agar tidak terjadi kecelakaan dan penyakit akibat kerja (PAK).

Hal ini menunjukkan bahwa permasalahan K3 tidak terlepas dari kegiatan secara keseluruhan, sehingga strategi yang dikembangkan dalam penerapan K3 dan pengendalian potensi bahaya harus mengikuti pendekatan sistem yaitu Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

 

4 Poin Penting Audit Eksternal SMK3, Apa Aturannya?

 

SMK3 merupakan bagian dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan dalam rangka pengendalian risiko yang terkait dengan aktivitas kerja guna menciptakan tempat kerja yang aman, efisien dan produktif.

Sesuai dengan PP No. 50 tahun 2012 tentang Penerapan SMK3 pasal 5, setiap perusahaan yang mempekerjakan paling sedikit 100 pekerja atau buruh atau memiliki potensi bahaya tinggi (seperti pertambangan, minyak dan gas bumi) wajib menerapkan SMK3 di lingkungannya. perusahaan.

Penerapan SMK3 dilakukan untuk mencegah dan mengurangi terjadinya kecelakaan dan PAK, serta memastikan pekerja dan orang lain di tempat kerja mendapat perlindungan atas keselamatannya.

Namun, bagaimana jika perusahaan sudah menerapkan SMK3 namun masih terjadi kecelakaan kerja? Haruskah perusahaan mengukur dan memantau implementasi SMK3? Apakah wajib bagi perusahaan untuk melakukan audit SMK3?